ITB Kampus Jatinangor Tempat Terpilih Bagi Peserta Pelatihan Wahana UAV ( Unmanned Aerial Vehicle)

  • uav1
  • img-20161104-wa0007
  • img-20161104-wa0006
  • img-20161104-wa0003
  • img-20161104-wa0004
  • img-20161104-wa0005
  • img-20161104-wa0010
  • img_8571
  • img_8560
  • img_8562
  • img_8574
  • img_8579

Jatinangor.itb.ac.id – (Senin, 1/11/2016)

LPPM ITB bekerja sama dengan PT. INOVAMAP mengadakan pelatihan bagi operator pesawat wahana UAV atau kita kenal dengan sebutan drone. Pelatihan diselenggarakan di Kampus ITB Jatinangor di Ruang Seminar Gedung Utama Lantai III yang beralamat di Jl. Let. Jen Purn (HC) Mashudi No. 1 Jatinangor Sumedang. Selama lima hari mulai dari tanggal 31 Oktober 2016 sampai dengan tanggal 4 November 2016, diharapkan dapat mencetak sumberdaya manusia trampil yang dapat mengoperasikan pesawat tanpa awak atau wahana UAV.

Pelatihan dan materi yang diberikan ke peserta telah memenuhi jaminan standar dan mendapat rekomendasi dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI). Pelatihan dibawakan secara langsung oleh tim instruktur yang dipimpin oleh Dr. Deni Suwardhi (ITB) Kaivalia Biantoro (APDI) dan Iman Lukman (APDI).

Para instruktur secara intensif menyampaikan materi, arahan dan bimbingan tentang bagaimana mengoperasikan UAV secara baik dan benar. Metode pelatihan dimulai dari  persiapan, penyampaian materi di kelas, praktek terbang menggunakan flight simulator, praktek terbang manual dan praktek terbang Auto di lapangan terbuka.

Di hari pertama penyampaian materi dilakukan di kelas dan memberikan tata cara penerbangan drone melalui aplikasi simulator komputer. Sebelum praktek di lapangan para peserta harus sudah benar-benar trampil menggunakan Flight simulator Dongle. Para peserta dilatih cara menerbangkan pesawat, menurunkan pesawat  dengan simulator.

Alat yang diperlukan untuk simulator adalah Labtop dengan spesifikasi minimum core i5 memory 16 Gb, Flight simulator dongle, remote simulator, pesawat trainer ready to fly, infocus, dan pesawat full system UAV. Para peserta dibekali materi pengenalan aeromodelling, pengetahuan dasar tentang arah mata angin, daya angkat dan daya angkut wahana, ketinggian terbang dan daerah aman terbang, frekuensi radio, teknik teknik take-off/landing, manufer di udara, dan pemahaman keselamatan penerbangan aeromodelling.

Berita Terkait