Kunjungan SMAIT Pekanbaru Riau

Jatinangor.itb.ac.id – Kamis (31/03/2016)

Ucapan terima kasih disampaikan Kepala Sekolah SMAIT Pekanbaru kepada Direktorat Eksekutif Kampus ITB Jatinangor beserta jajarannya karena telah diberi kesempatan untuk melihat kampus ITB Jatinangor. Kunjungan ini adalah kunjungan kedua setelah dua tahun yang lalu. Pertama yang dikunjungi adalah Aula Barat Kampus ITB yang berlokasi di jalan Ganesha Bandung. Tahun ini bersama 4 orang guru pendamping, rombongan SMAIT Pekanbaru Riau membawa 37 orang siswa terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan.

Selain ke ITB, SMAIT Pekanbaru juga berkunjung ke Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran. Kunjungan SMAIT Pekanbaru untuk mendapatkan sumber informasi secara langsung terkait orientasi atau seputar kampus ITB Jatinangor. Program dan kegiatan ini sebagai bekal informasi bagi anak-anak SMAIT Pekanbaru dalam memilih jurusan sekolah.  Siswa yang diajak berkunjung di ITB ini adalah kelas 10 dan 11. Mereka diajak berkunjung di ITB agar sejak awal sudah menyiapkan  diri untuk belajar lebih keras, bekerja dengan keras, ber-ikhitar dan berdoa.  Setelah berkunjung di ITB ini diharapkan dapat memacu semangat siswa dalam belajar sehingga fokus dalam mencapai Program Studi yang dicita-citakan.

Acara selanjutnya disampaikan oleh Tim Humas ITB Jatinangor yaitu Bpk Frans, beliau mempertanyakan setelah kunjungan ke ITB, selanjutnya apakah ada ingin diterima menjadi mahaiswa di ITB.Diawali dengan informasi sejarah berdirinya ITB sampai dengan konsep multikampus. ITB saat ini memiliki dua kampus yaitu di Jl. Ganesha No. 10 Bandung dan yang kedua di Jatinangor. Saat ini sedang berjalan proses pembukaan ITB Bekasi dan Cirebon.

Pemerintah dari tahun ke tahun memberi kesempatan kepada ITB untuk membuka perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat. Beberapa tahun yang lalu ITB menyediakan sarana tempat untuk Perguruan Tinggi ITERA (Institut Teknologi Sumatera Utara). Tempat perkuliahan ITERA diselenggarakan di Kampus ITB Jatinangor karena sarana dan prasarana di Sumatera masih dalam pembangunan.  Sejak tahun 2010, semua Program Studi baru di ITB akan melakukan kegiatan perkualiahannya di Kampus Jatinangor, kecuali tahun pertama. Tahap Persiapan Bersama Prodi Baru ITB Jatinangor dilaksanakan di ITB Ganesha.

Tahun 2016 ini, Program Studi baru di ITB Cirebon akan melakukan kegiatan perkuliahan Tahap Persiapan Bersama di Kampus ITB Jatinangor. Kalau Program Studi yang dipilih adalah Program Studi yang lama maka kuliahnya berada di kampus Ganesha. Tetapi kalau program studi yang diambil baru berarti kuliahnya berada di Jatinangor. Antara ITB Ganesha dan Jatinangor sama memiliki kualitas yang sama dan tidak dibeda bedakan, dosen nya juga sama dari ITB.

Saat ini sudah ada 12 Program Studi yang melakukan kegiatan perkuliahan di Kampus ITB Jatinangor. Kedua belas Program Studi tersebut dapat di lihat di website http://jatinangor.itb.ac.id . ITB membuka penerimaan menjadi dua jalur yaitu jalur SNMPTN dan SBMPTN, melalui jalur SNMPTN sebanyak 60% dan jalur SBM PTN sebanyak 40%. Syarat masuk di ITB apabila siswa lulusannya SMA IPA maka bisa mengambil fakultas apa saja di ITB. Sedangkan lulusan SMA IPS, Bahasa, SMK maka yang bisa diambil adalah jurusan  FSRD dan SBM (SBM juga bisa menerima lulusan IPA). Apabila informasi ini kurang bisa dimengerti bisa ditanyakan ke bagian humas ITB Jatinangor.

Untuk kelompok lulusan IPA, fakultas yang bisa dipilih adalah FMIPA, FITB, SITH FA,FITB, FTTM, STEI, FTSL, FTI, FTMD, SAPPK. Sedangkan kelompok lulusan IPS Fakultas yang bisa diambil yaitu FSRD dan ditambah ujian khusus yaitu ujian menggambar. Untuk Program Studi yang berada di Fakultas/Sekolah silakan ambil materinya di website Jatinangor http://jatinangor.itb.ac.id/humas.

 

Sumber : Disampaikan oleh Bpk Frans Ure Tukan, Seksi Humas, Direktorat Eksekutif Kampus ITB Jatinangor.

Berita Terkait