Gelar Pesta Rakyat, Mahasiswa ITB Kampus Jatinangor Berharap Kolaborasi dalam Membangun Jatinangor

  • WhatsApp Image 2018-11-22 at 09.02.53
  • WhatsApp Image 2018-11-22 at 09.02.52 (1)
  • WhatsApp Image 2018-11-22 at 09.02.52
  • WhatsApp Image 2018-11-22 at 09.02.50

Jatinangor.itb.ac.id – (Sabtu, 17/11/2018)

Sebagai upaya mengabdi kepada masyarakat, Mahasiswa ITB Kampus Jatinangor yang tergabung menggelar Pesta Rakyat di halaman kantor kecamatan Jatinangor, Sabtu (17/11), kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan “Abdi Maja” atau Pengabdian kepada Masyarakat Jatinangor.

Pesta Rakyat tersebut merupakan acara puncak setelah sebelumnya Mahasiswa ITB melakukan pengabdian ke masyarakat di enam Desa yakni di Desa Cibesi, Cikeruh, Sayang, Cileles, Cipacing dan Desa Hegarmanah.

Kasubdit Pemantauan Lingkungan dan Sarana Ekstrernal kampus ITB Jatinangor. Dr. Sony Heru Sumarsono mengatakan Ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang setiap tahun ada namun bentuknya berbeda-beda.

“Kami apresiasi kepada Mahasiswa ITB Kampus Jatinangor pada rangkaian kegiatan Abdi Maja yang telah sukses menggelar acara pesta rakyat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat Jatinangor bahkan mendapatkan dukungan dari Forkopimka (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Jatinangor,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Sony menambahkan, melalui pesta rakyat ini, diharapkan ada kolaborasi yang baik antar Mahasiswa dengan Masyarakat.

“Inilah pembelajaran yang sesungguhnya karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, setelah itu kalian akan mengetahui persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, untuk dipecahkan dan dicarikan solusinya dengan kapasitas sebagai akademisi/mahasiswa,” ucapnya

Sementara itu, Gubernur Multikampus Kabinet KM ITB,  Maryam Nazihah mengatakan kegiatan Pesta Rakyat merupakan agenda perdana yang dilakukan Mahasiswa ITB Kampus Jatinangor dalam rangkaian kegiatan “Abdi Maja” (Pengabdian Masyarakat Jatinangor) 2018.

“Kita pengen berinteraksi, berkomunikasi, bertemu dengan masyarakat, supaya kedepannya bisa bekerjasama lanjutan untuk membahas berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya didampingi Ketua Abdimaja 2018. Ryaas Abdalla kepada Radar Sumedang.

Maryam menambahkan, sebelumnya Mahasiswa ITB Kampus Jatinangor dalam rangkaian kegiatan Abdi Maja ini  menggelar berbagai kegiatan salah satunya menggelar Workshop Pengolahan Sampah yang melibatkan siswa SMA Plus Al-Falah.

“Di Pesta Rakyat ini Kita bermain-main sambil menjelaskan tentang ITB, jurusan-jurusan yang ada di ITB, dengan tujuan untuk lebih dekat dengan masyarakat juga diinternal kita,” tambahnya.

“Alhamdulillah respon dari masyarakat cukup antusias karena dari masyarakat sendiri belum terlalu dekat dengan Mahasiswa dan belum terlalu familiar, jadi  dari masyarakat pun berharapnya kegiatan ini tidak hanya yang terakhir namun kedepannya agar ada kerjasama dan kolaborasi lebih baik lagi dalam menggali potensi dan membangun wilayah,” ucapnya.

Menurutnya, acara puncak tersebut menampilkan berbagai kesenian daerah diantaranya Musik Jentreng, Kacapi, Tepak Kombinasi, Calung, Jaipong, dan Band Ethnic Sunda yang ditampilkan oleh Mahasiswa dan masyarakat.

“Kita siapkan panggung seni budaya, stand mahasiswa dengan masyarakat kalau mahasiswa tujuannya untuk memperkenalkan jurusan, kalau dari masyarakat saling berkenalan karena ada kerajinan dari Cipacing, Nata Kelapa dari Cisempur, dan stand-stand makanan dari masyarakat,” ucapnya.

Berita Terkait