Silaturahmi Idul Fitri 1439 H

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30

Jatinangor.itb.ac.id – (Kamis, 28/06/2018)

Direktorat Eksekutif Kampus ITB Jatinangor mengadakan acara Silaturahmi Idul Fitri 1439 pada Hari Kamis 28 Juni 2018 bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) 1 mulai pukul 10.00 WIB s.d selesai.  Selain civitas akademika, hadir pula tamu undangan dari MUI dan MUSPIKA Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang.

Sambutan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Kampus ITB Jatinangor yaitu Dr.Ir. Wedyanto, M.Sc., yang dilanjutkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh tim DAWAY (Dakwah Wayang) dengan tema Melalui Momen Silaturahmi kita Bangun Kebersamaan yang Harmonis untuk Menggapai Ridho Illahi bersama ustad Ramdan Juniarsyah, M.Ag dan Dalang Syahrul Ramadhani dari  Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI). Kolaborasi antara Dakwah dan Wayang yang sangat apik dan siraman rohani yang penuh makna dan penuh hiburan.  Acara berlangsung dengan penuh khidmat.

Dalam siraman rohani disampaikan bahwa di dalam bermasyarakat betapa penting silaturahmi. Banyak silaturahmi banyak Saudara. .Banyak silaturahmi banyak yang menjadi kenal. Perbanyaklah silaturahmi memperpanjang umur manusia. Tidak ada kekuatan tanpa kemenangan, kalau mau menang harus ada kekuatan, kalau ada kekuatan harus ada persatuan dan kesatuan. Semua dapat tercapai dengan silaturahim dengan sesama manusia.

Di dalam menjalani hidup berpedomanlah pada kedua telapak tangan. Sesuai dengan jobnya masing-masing. Tidak ada rasa cemburu diantarannya. Yang satu sakit, yang satu merasakan sakitnya, tidak ada protes. Bekerja sesuai dengan tugasnya. Tidak ada rasa iri dan dengki diantaranya. Saling menjaga, saling membantu, selalu menjaga kekompakan.

Di dalam menjalani hidup jangan mencontoh kedua telinga kita. Saling berdekatan tetapi tidak saling mengenal.

Untuk menggapai kelangsungan hidup manusia, harus melalui mempunyai keinginan dan kekuatan. Harus saling menguatkan, saling menjaga kekompakan. Untuk menggapai derajat yang takwa manusia harus mempunyai rencana yang jelas, visi dan misi. Kebersamaan diantara manusia terasa indah. Tidak saling menonjolkan antara satu dengan lainnya. Manusia harus mempunyai sifat taaruf (Saling mengenal), Tafakur (Memahami) dan Taawun ( Saling tolong Menolong). Apabila manusia mempunyai ketiga sifat tersebut hidupnya akan bahagia. Selalu berlomba-lomba dalam hal kebaikan.

Siklus kehidupan di dunia harus dipahami, antara si kaya dan si miskin harus saling memahami. Diantaranya harus saling mengisi untuk menjalankan kehidupan. Sebagai manusia gunakan waktu yang telah diberikan Allah untuk dipergunakan sebaik-baiknya. Jangan seolah-olah menjadi raja, jangan mengeluh harus tegak dalam mencapai kehidupan yang lebih baik.

Ramadhan telah selesai, semoga dipertemukan di bulan Ramadhan selanjutnya. Berlomba-lombalah di dalam berbuat kebaikan. Selalu mengingat Allah SWT. Semoga kita semua menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa. Nilai-nilai ramadhan yang telah berakhir dapat diamalkan setiap hari, agar manusia mencapai derajat  taqwa.

                

Berita Terkait