Le Golden Jubilee Perhimpunan Mahasiswa Bandung 1965 : Penyerahan Hibah Bibit-Bibit Tanaman untuk Arboretum Kampus

Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB) adalah sebuah organisasi Mahasiswa Ekstra Universitas yang Independen. Berdiri pada tanggal 17 Maret 1948 oleh beberapa aktivis mahasiswa waktu itu di ITB dengan nama Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Bandung (PMIB).

Beberapa tokoh PMB diantaranya Adnan Buyung Nasution (PMB 1954), Akhmad Bukhari Saleh (PMB 1964), Andi Sahrandi (PMB 1967), Arifin Panigoro (PMB 1964), B.S. Kusmulyono (PMB 1961), Eddy Rachmat (PMB 1971), Erna Witoelar (PMB 1965), Ginanjar Kartasasmita (PMB 1959), Mien Uno (PMB 1957), Noer Mandsjoeriah Surdian (PMB 1951), Panji R. Hadinoto (PMB 1970), Rudi Djamil (PMB 1967), Sarwono Kusumaatmadja (PMB 1962), Siswono Yudohusodo (PMB 1961), Wimar Witoelar (PMB 1963), Rachmat Witolar (PMB 1961), Iwan Abdurahman (PMB 1965).

Le Golden Jubilee PMB 65 yang artinya perayaan 50 tahun, Perhimpunan Mahasiswa Bandung 1965 yang diketuai oleh Erna Witoelar mengadakan kegiatan Back To Campuss. Erna Witoelar merupakan alumni S2 ITB tahun 1974 dari Jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung. Beliau pernah menduduki jabatan menjadi Menteri Pemukiman dan Pengembangan Wilayah di Kabinet Persatuan Nasional era kepemimpinan Presiden Abdurahman Wahid.

Bersama Setyanto P Santosa alumni Universitas Pajajaran dan rekan-rekan nya di era tahun 1965, Erna mengunjungi beberapa kampus di Bandung, seperti Universitas Pajajaran, Institut Teknologi Bandung  dan Universitas Telkom. Goes Back To Campuss diawali dengan penyampaian keinginan PMB 65 untuk menyumbangkan bibit-bibit tanaman, khususnya untuk arboretum di sekitar kampus. Erna mengatakan program penghijauan bukan semata program penanaman pohon, namun yang terpenting adalah perawatan sampai dengan pohon-pohon tersebut menjadi hidup dan menopang paru-paru bagi lingkungan sekitarnya.

Institut Teknologi Bandung menjadi salah satu kampus yang dipilih karena lingkungan kampus yang dinilai sudah well educated dalam hal perencanaan penanaman dan penataan pohon disekitar kampus. Perhimpunan Mahasiswa Bandung sendiri sudah mengeluarkan sekitar 200 juta setiap tahun nya untuk program penghijaun, tidak hanya di bandung, tapi juga di seluruh Indonesia.

Kedatangan Perhimpunan Mahasiswa Bandung 1965 ini disambut hangat oleh Wedyanto selaku Direktur Eksekutif Kampus ITB Jatinangor, Taufikurahman dan Woerjantari sebagai Wakil Direktur, Bambang Subekti selaku Kasubdit Sumber Daya dan beberapa pejabat lainnya yang terkait. Pertemuan dengan Perhimpunan Mahasiswa Bandung diharapkan dapat menjalin silahturahmi dan kerjasama yang erat dalam hal lainnya.

Penanaman bibit-bibit pohon direncanakan akan mulai ditanam bulan November 2015 oleh alumni beserta mahasiswa kampus Jatinangor.

Berita Terkait