Safety Training dan SOP Penggunaan Laboratorium untuk Asisten Dosen di SITH

  • IMG_5029
  • IMG_5030
  • IMG_5031
  • IMG_5032
  • IMG_5033
  • IMG_5034
  • IMG_5036
  • IMG_5039
  • IMG_5040
  • IMG_5041
  • IMG_5043
  • IMG_5045
  • IMG_5046
  • IMG_5048
  • IMG_5049
  • IMG_5050
  • IMG_5051
  • IMG_5052
  • IMG_5054
  • IMG_5055
  • IMG_5056
  • IMG_5057
  • IMG_5059
  • IMG_5060
  • IMG_5061
  • IMG_5063
  • IMG_5064
  • IMG_5066
  • IMG_5067
  • IMG_5068
  • IMG_5069
  • IMG_5070
  • IMG_5072
  • IMG_5075
  • IMG_5076
  • IMG_5077
  • IMG_5078
  • IMG_5079
  • IMG_5080
  • IMG_5081
  • IMG_5083
  • IMG_5084
  • IMG_5085
  • IMG_5086
  • IMG_5088

Jatinangor.itb.ac.id – (Sabtu, 01/09/2018)

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati menyelenggarakan training safety bagi asisten praktikum yang akan menggunakan laboratorium.  Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencegah sesuatu kejadian yang buruk di lingkungan laboratorium. Para calon asisten  diharapkan mengetahui Standart Operating Procedure (SOP) yang telah ditentukan.  Kegiatan ini wajib dilakukan bagi para asisten dosen yang akan menggunakan laboratorium untuk pendampingan mahasiswa.

Kegiatan dilaksanakan Hari Sabtu, 1 September 2018 mulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB bertempat di Ruang Laboratorium Instruksional Labtek 1A ITB Kampus Jatinangor.  Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini antara lain safety training oleh Dr. Rijanti Rahayu M., (Tata Cara Penggunaan Laboratorium), Neil Priharto, S.Si, MT. (Keamanan dan Keselamatan Laboratorium (K3L) dan Dr. Ichsan Suwandi, S.Hut, M.Si.

Adapun peserta yang mengikuti Training Safety ini adalah Mahasiswa yang merupakan asisten praktikum dari Program Studi Teknologi Pasca Panen, Rekayasa Hayati, Rekayasa Kehutanan, dan Rekayasa Pertanian yang nantinya akan mendampingi mahasiswa yang akan menggunakan laboratorium.  SITH mempunyai beberapa laboratorium diantaranya Laboratorium Kehutanan, Laboratorium Kayu dan laboratorium Instruksional yang saat ini digunakan untuk pelatihan.

Para asisten praktikum dididik untuk menguasasi dasar-dasar penggunaan laboratorium, menguasai Standart Operating Procedure (SOP) dan menguasai keamanan dan keselamatan apabila di laboratorium terjadi bencana serta cara penanggulangannya seperti menguasai penggunaan alat pemadaman dan sebagainya.

Berita Terkait