Kunjungan Lapangan Balai Diklat PUPR Kota Semarang Dalam Rangka Penerapan Sistem Modular Pada Pembangunan Rumah Susun di ITB Kampus Jatinangor

  • IMG_5796
  • IMG_5797
  • IMG_5798
  • IMG_5799
  • IMG_5800
  • IMG_5801
  • IMG_5802
  • IMG_5803
  • IMG_5804
  • IMG_5805
  • IMG_5806
  • IMG_5807
  • IMG_5808
  • IMG_5809
  • IMG_5810
  • IMG_5811
  • IMG_5812
  • IMG_5813
  • IMG_5814
  • IMG_5815
  • IMG_5816
  • IMG_5817
  • IMG_5818
  • IMG_5819
  • IMG_5820
  • IMG_5821
  • IMG_5822
  • IMG_5823
  • IMG_5824
  • IMG_5825
  • IMG_5826
  • IMG_5827
  • IMG_5828
  • IMG_5829
  • IMG_5830
  • IMG_5831
  • IMG_5832
  • IMG_5833

Jatinangor.itb.ac.id – (Jumat, 05/10/2018)

Inovasi dalam bidang pembangunan rumah atau gedung harus terus ditingkatkan, ini berdampak kepada kualitas bangunan, waktu dan biaya  pembangunan.  Salah satu inovasi dalam bidang ini adalah modular sistem, yaitu sistem yang sudah menerapkan adanya standardisasi ukuran setiap bangunan secara keseluruhan baik pada komponen seperti dinding, lantai dan balok maupun pada komponen lainnya seperti pintu, jendela, tangga, saluran air, listrik dan sebagainya.

ITB bersama Kementerian PUPR menerapkan teknologi dengan sistem modular dan sekaligus menjadikannya sebagai tempat studi lapangan pada pembangunan asrama mahasiswa di ITB Kampus Jatinangor.  Kerjasama ini merupakan pilot project bagi pengembangan inovasi tentang teknologi sistem modular.

Pada tanggal 5 Oktober 2018, ITB menerima kunjungan lapangan dari Balai Diklat PUPR Kota Semarang dalam rangka pengembangan pembangunan rumah susun dengan sistem modular yang diterapkan di ITB Kampus Jatinangor.  Rombongan disambut oleh perwakilan dari Direkorat Pengembangan ITB yang dilanjutkan dengan  sambutan dari Sdr. Feri dari Litbang Pemukiman Cileunyi Kabupaten Bandung, bertempat di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung Utama ITB Kampus Jatinangor.  Adapun rombongan Diklat PUPR Kota Semarang tersebut merupakan peserta pelatihan yang merupakan peserta diklat dari seluruh daerah di Indonesia yang mewakili propinsi daerahnya masing-masing. Apabila ada proyek serupa yaitu pembangunan dengan sistem modular maka merekalah yang akan ditunjuk sebagai pengawas lapangan. Diharapkan ilmu yang telah diberikan bermanfaat dan bisa diterapkan di tempatnya masing-masing.

Pembangunan Asrama di ITB Kampus Jatinangor dengan sistem modular diperuntukkan bagi mahasiswa Program Magister. Asrama ini terdiri 5 lantai dengan kapasitas 61 kamar, 1 kamar akan ditempati 4 orang.  Apabila konsep pembangunan dengan sistem modular ini berhasil, maka akan diterapkan pula pembangunan asrama di ITB Kampus Cirebon.

Pembangunan asrama yang berlokasi di kawasan kampus diharapkan bisa membuat suasana belajar lebih kondusif, aman dan nyaman serta tepat waktu, karena terkoneksi dengan ruang kelas / laboratorium – rumah rusun dosen – asrama mahasiswa sarjana.

 

Berita Terkait