Masa Orientasi Mahasiswa Baru (MOMBA) 2018, “Campus Environmental Awareness Better Environment for Better Tomorrow”

  • 5H4A5020
  • 5H4A5080
  • 5H4A5143
  • 5H4A4860
  • 5H4A4861
  • 5H4A4863
  • 5H4A4864
  • 5H4A4966
  • 5H4A4970
  • 5H4A4971
  • 5H4A4972
  • 5H4A4973
  • 5H4A4983
  • 5H4A4986
  • 5H4A4989
  • 5H4A5020
  • 5H4A5080
  • 5H4A5143
  • 5H4A5147
  • 5H4A5194
  • 5H4A5196
  • 5H4A5198
  • 5H4A5199
  • 5H4A5301
  • 5H4A5327
  • 5H4A5331
  • 5H4A5335
  • 5H4A5336
  • 5H4A5355
  • 5H4A5491
  • 5H4A5492
  • 5H4A5610
  • 5H4A5617
  • 5H4A5629
  • 5H4A5648
  • 5H4A5727
  • 5H4A5742
  • 5H4A5765
  • 5H4A5779
  • 5H4A4970
  • WhatsApp Image 2018-08-14 at 14.24.16
  • WhatsApp Image 2018-08-20 at 08.15.52

Jatinangor.itb.ac.id – (Selasa, 14/08/2018)

Masa Orientasi Mahasiswa Baru ( MOMBA) 2018 adalah Pengenalan kampus bagi mahasiswa baru yang akan mengikuti perkuliahan perdana di ITB Kampus Jatinangor.  Dengan pengenalan ini diharapkan para mahasiswa mengetahui letak/tempat unit tertentu yang berada di ITB Kampus Jatinangor serta mengetahui tata cara penyelamatan apabila terjadi sesuatu di kampus.

MOMBA 2018 bertemakan “Campus Environmental Awareness, Better Environment for Better Tomorrow” yang berarti kesadaran atau kepedulian terhadap lingkungan kampus sehingga lingkungan yang baik yang tercipta akan menghasilkan masa depan yang lebih baik.   MOMBA 2018 diselenggarakan di ITB Kampus Jatinangor tanggal 14 Agustus 2018 dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 15.00 WIB. Bertempat di GKU lt. 3 R. 9657.  Diikuti oleh seluruh mahasiswa baru yang akan mengikuti perkuliahan perdana di ITB Kampus Jatinangor. Diantaranya adalah Program Studi Sarjana yaitu Sarjana Teknik Pengelolaan Sumberdaya Air (FTSL), Program Studi Sarjana Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (FTSL), Program Studi Sarjana Rekayasa Hayati (SITH), Program Studi Sarjana Rekayasa Kehutanan (SITH), Program Studi Sarjana Rekayasa Pertanian (SITH), Program Studi Sarjana Pasca Panen (SITH), Program Studi Sarjana Kewirausahaan (SBM), Program Studi Sarjana Teknik Pangan (FTI), Program Studi Sarjana Teknik Bio Energi dan Kemurgi (FTI), Program Studi Sarjana Teknik Biomedika  (STEI), dan Mahasiswa Baru ITB Kampus Cirebon.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Direktur Eksekutif ITB Kampus Jatinangor yaitu Dr. Ir. Wedyanto, M.Sc.  melalui teleconference dari ITB Kampus Ganesha.  Penggunaan teleconference ini dimaksudkan juga sebagai uji coba penggunaan teknologi yang dimiliki ITB Kampus Jatinangor.  Dalam sambutannya, Direktur mengucapkan “Selamat datang di ITB Kampus Jatinangor, selamat bergabung di kampus ini kampus yang asri yang cocok buat belajar, untuk berdiskusi untuk kegiatan kemahasiswaan. Nanti adik adik mahasiswa diajak berkeliling kampus dimulai dari kantin kampus menuju tempat-tempat rute yang telah ditentukan oleh kakak kelas untuk mengenali lingkungan ITB Kampus Jatinangor.  Lakukan dengan penuh semangat, saya support kegiatan ini”.

Sambutan juga disampaikan oleh Wakil Direktur Eksekutif  Bidang Akademik Sumberdaya yaitu  Dr. Woerjantari Kartidjo dalam sambutan disampaikan bahwa ITB Kampus Jatinangor saling berdekatan dengan kampus yang lain diantaranya Universitas Padjadjaran, IKOPIN, dan IPDN. Mahasiswa diharapkan bisa mempergunakan moment yang tepat ini untuk berinteraksi dengan mahasiswa perguruan tinggi di sekitarnya. Sebagai mahasiswa harus belajar keras dan mempergunakan waktu sebaik baiknya. Menjaga kondisi badan agar selalu sehat dalam menempuh studi di ITB Kampus Jatinangor. Apabila bermasalah dengan belajar dipersilakan mengunjungi lembaga konseling.

Keamanan, Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L) ITB yang disampaikan oleh Dr. Yogi Wibisono Budhi, ST.,MT. memberikan paparan mengenai Seberapa Amankah Sikap Kita dan Lingkungan Kita (Secure and Safe). K3L ini harus disampaikan kepada semua mahasiswa baru, biar mengerti aturan dan perilaku apa yang diperbolehkan apabila terjadi bencana di kampus. Mengikuti petunjuk/arah yang telah dipasang atau yang telah dibagikan. Apabila terjadi sesuatu di ITB Kampus Jatinangor menghubungi (022) 778600 ext 161. K3L menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat dan selamat. Mengawal dan mengamankan ITB dalam mencapai tujuannya. Menjaga aset ITB dan memberikan kesan positif ke masyarakat luas. Budaya safety harus dibangun mulai sekarang. Melindungi aset perguruan tinggi yang dimiliki yaitu Manusia yang unggul, Karya Ilmiah dan melindungi bangunan. Presentasi bisa di klik disini

Acara dilanjutkan dengan tour keliling kampus yang dipandu oleh para mahasiswa senior, dengan melewati tempat-tempat yang telah ditentukan dan ditunjukkan tempat-tempat dan bangunan-bangunan sesuai dengan peruntukkannya. Biar mahasiswa/wi tahu dan suatu saat memerlukan bisa mengetahui tempat dan prosedur yang telah disepakati bersama

Untuk mengingatkan kewaspadaan di sekitar ITB kampus Jatinangor Kasubdit Kerjasama dan Pemantauan lingkungan memberikan informasi mengenai apa yang ada di sekitar/sekeliling kita. Di antaranya memperkenalkan buah-buahan/tanaman yang ditanam di ITB Kampus Jatinangor yaitu buah  Alpukat, Cankaleng, Delima, Kelapa, Kemiri, Kopi Robusta, Mangga, Nangka, Pepaya, Pisang, Sukun, Buah Buni, Salak, Sawo, Kersen, Jeruk, dan sebagainya.  Disamping itu flora yang ada di ITB Kampus Jatinangor yaitu Cobra Abu, Ular Welang, Ular Hijau, Kuskus, Iguana, Kalajengking, Luwak/Careh, Tawon, Laba-laba, Katak pohon dan lain-lainnya.  Selain itu dijelaskan juga bahwa ITB Kampus Jatinangor mempunyai Water Treatment Plan (WTP), yaitu sistem pengolahan air bersih, hasil olahan ini bisa langsung diminum dan kualitasnya lebih baik dari air kemasan sekalipun.  Saat ini masih dalam proses penyaluran ke seluruh ITB Kampus Jatinangor.  Untuk materi presentasi tentang flora bisa di klik disini, dan presentasi tentang fauna bisa di klik disini.

ITB Kampus Jatinangor memiliki juga tempat pengolahan sampah yang diberi nama IPST (Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu).  Pengolahan sampah yang telah diterapkan di ITB Jatinangor tidak menimbulkan bau yang kurang sedap, ramah lingkungan dan aman, karena diolah sesuai dengan standar dari Kementrian Lingkungan Hidup.  Proses pembakaran sampah menggunakan incinerator, asap yang dikeluarkan oleh mesin tersebut tidak banyak dan tidak berbau.  Sampah yang berasal dari daun diolah menjadi kompos, dan bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman. ITB Kampus Jatinangor untuk pengolahan limbah cair sudah menggunakan sistem Johkassou.  Johkasou adalah teknologi pengembangan lanjut dari Septik Tank, berfungsi untuk mengolah air limbah domestik (berasal dari air limbah MCK dan limbah cair dapur).  ITB Kampus Jatinangor sudah menerapkan sistem ini sejak tahun 2015 dan dapat diterapkan juga untuk menggantikan Septik Tank konvensional biasa yang dipasang pada Rumah Tangga maupun Perkantoran.

Tak kalah penting mengenai keberadaan asrama di ITB Kampus Jatinangor.  Paparan materi ini disampaikan oleh Dr. Tri Desmana Rachmildha ST,MT.,  ITB Kampus Jatinangor memiliki 4 tower Asrama, terdiri dari 368 Kamar dan bisa dihuni 920 orang dan akan dibangun lagi satu asrama lagi. Disamping kelengkapan penginapan, para mahasiswa juga dibekali dengan pembinaan karakter yaitu Senantiasa berbaik sangka, senyum, bermusyawarah, dan bekerja sama dengan teman, disiplin waktu dan antri dalam setiap aktivitas, membiasakan pungut dan memanfaatkan sampah agar lingkungan bersih dan indah, hemat dan konservasi air untuk keperluan saat ini dan anak cucu bangsa di masa depan. Semakin kita kenal, semakin kita peduli, semakin kita nyaman untuk hidup berdampingan di Asrama kita ini”. Presentasi bisa di klik disini

Wakil Direktur Eksekutif Bidang Umum & Hubungan Eksternal Dr. Taufikurahman memberikan pengenalan tentang kegiatan eksternal dan pengabdian kepada masyarakat, pelatihan sampah bantuan evakulasi bencana dan sebagainya.  Kegiatan yang pernah dilakukan adalah pemberian pelatihan pengolahan sampah terhadap  para pegawai kecamatan dan aparatur desa di Wilayah Kecamatan Jatinangor.

Lembaga Konseling

Lembaga Konseling ITB memberikan penjelasan mengenai pengendalian emosi menuju keberhasilan belajar yang disampaikan oleh Dr. Ciptati. MS.,M.Sc.  Para mahasiswa baru diberikan informasi mengenai hal-hal penting yang diperlukan agar sukses dalam belajar, hal-hal yang umum terjadi di kalangan mahasiswa program sarjana, sumber stres dan macam stres, gejala-gejala atau kondisi yang disebabkan oleh stres  diantaranya, Bagaimana mengurangi stress? Dll. Diharapkan mahasiswa di dalam menempuh studi bisa mendapatkan nilai yang sempurna tidak mengalami gangguan kesehatan. Apabila terjadi hal-hal yang berkaitan dengan belajar bisa menghubungi lembaga konseling. Presentasi bisa di klik disini

UPT Bahasa ITB

Pusat Bahasa di Institut Teknologi Bandung bukan hanya melayani kursus Bahasa saja, tetapi melayani layanan yang berkaitan dengan Bahasa. Bagi mahasisiwa yang kesulitan menterjemahkan jurnal atau lainnya bisa mendatangi Pusat Bahasa ITB untuk translate Bahasa. UPT Bahasa melayani khursus 11 bahasa Asing dan 1 bahasa Indonesia. Disamping itu juga melayani ujian TOEFL. TOEFL yang diselenggatakan adalah TOEFL ITP,  British Council IELTS dan TOEFL ELPT Test Center. Presentasi bisa di klik disini

ITB Kampus Cirebon

Institut Teknologi Bandung saat ini mengembangkan multikampus. Saat ini yang sudah berjalan adalah ITB Kampus Ganesha, ITB Kampus Jatinangor dan ITB Kampus Cirebon. Tidak lama lagi akan di selenggarakan ITB Kampus Ciwalini. Kampus Ganesha dengan luas kurang lebih 28 hektar. Luas kampus Jatinangor kurang lebih 45 hektar, luas ITB Cirebon kurang lebih 30 hektar sedangkan Ciwalini seluas 400 hektar. Program studi yang telah diselenggarakan adalah Teknik Industri, Perencanaan Wilayah dan Kota serta Seni Kriya. Akreditasi ketiga Program Studi tersebut saat ini mengikuti nilai akreditasi pada Program Studi yang sama di ITB Kampus Ganesha.  ITB Kampus Cirebon di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, rencananya akan dikembangkan hingga 20 program studi (prodi) dalam jangka waktu 20 tahun ke depan, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat dan meningkatkan rasio sarjana di Indonesia yang masih rendah.
Presentasi selengkapnya bisa di klik disini

Kegiatan UKM

Para UKM juga menampilkan presentasi, yang hadir dalam MOMBA 2018 adalah Unit Aktivitas Tenis Meja (UATM) , Lingkung Seni Sunda (LSS),  Keluarga Paduang Angklung (KPA) dan Pasopati. Lingkung Seni Sunda di dalamnya bukan hanya yang berkaitan dengan seni sunda saja, tetapi ada Seni Jawa, Betawi, Minang, dan Musik gak jelas.  Sedangkan KPA sendiri tampil terakhir kali di Penerimaan mahasiswa baru bertempat di Sabuga ITB tanggal 6 Agustus 2018. Sedangkan UATM iven yang pernah diselenggarakan adalah UATM Cup, UATM Championship, dan ITB Open.

Presentasi Unit Ativitas Teknik Meja (UATM) ITB, bisa klik disini

Presentasi  Lingkung Seni Sunda (LSS) ITB, bisa klik disini

Presentasi Keluarga Paduan Angklung (KPA) ITB,  bisa klik disini

 

Berita Terkait